← Level 2 – Wizard

Pelajaran 2 dari 8 ⏱ 25 menit

Mantra pertamamu: tombol yang melakukan sesuatu

Halaman bereaksi terhadap klik untuk pertama kalinya. kamu akan belajar menemukan elemen dan mendengarkan peristiwa.

Tunjukkan pada saya: tiga langkah dari setiap mantra

Hampir semua yang dilakukan JavaScript pada suatu halaman mengikuti tiga langkah:

  1. Temukan elemen di halaman (tombol, judul, gambar…),
  2. mendengarkan suatu acara (satu klik, mengarahkan mouse, mengetik teks…),
  3. lakukan sesuatu (ubah teks, warna, sembunyikan, tunjukkan…).

Berikut tampilannya dalam kode. Di HTML, tambahkan tombol dan paragraf:

<button id="my-button">Click me</button>
<p id="greeting">Nothing has happened yet.</p>

Dan di script.js:

// 1. Find the elements by their id
const myButton = document.getElementById("my-button");
const greeting = document.getElementById("greeting");

// 2. Listen for a click on the button
myButton.addEventListener("click", () => {
  // 3. Do something: change the paragraph's text
  greeting.textContent = "The spell works! 🎉";
});

Mari kita uraikan hal-hal baru:

Giliran kamu 💪

Tambahkan mantra pertama kamu ke situs web kamu. Pilih satu berdasarkan proyek kamu (atau buat sendiri):

🏫 Situs web sekolah – a "Makan siang apa hari ini?" tombol

HTML (di halaman beranda):

<button id="lunch-button">What's for lunch today?</button>
<p id="lunch"></p>

skrip.js:

const lunchButton = document.getElementById("lunch-button");
const lunch = document.getElementById("lunch");

lunchButton.addEventListener("click", () => {
  lunch.textContent = "Today: pizza and salad! 🍕";
});
🙋 Situs web pribadi – tombol "Ceritakan sebuah lelucon"
<button id="joke-button">Tell me a joke</button>
<p id="joke"></p>
const jokeButton = document.getElementById("joke-button");
const joke = document.getElementById("joke");

jokeButton.addEventListener("click", () => {
  joke.textContent = "Why do programmers prefer dark mode? Because light attracts bugs! 😄";
});
🌍 Buku harian perjalanan – "Ke mana kita akan pergi selanjutnya?" tombol
<button id="where-button">Where are we going next?</button>
<p id="where"></p>
const whereButton = document.getElementById("where-button");
const where = document.getElementById("where");

whereButton.addEventListener("click", () => {
  where.textContent = "Packing our bags: we're headed to the beach in Greece! 🌊";
});
⚽ Situs web klub – kolom "Kapan pertandingan berikutnya?" tombol
<button id="match-button">When's the next match?</button>
<p id="match"></p>
const matchButton = document.getElementById("match-button");
const match = document.getElementById("match");

matchButton.addEventListener("click", () => {
  match.textContent = "Saturday at 10:00, home game vs. Riverside. Come cheer us on! 📣";
});

Bonus: tata tombol kamu dalam CSS agar terlihat bagus:

button {
  font-size: 16px;
  font-weight: bold;
  padding: 10px 20px;
  border: none;
  border-radius: 999px;
  background-color: #1d4ed8;
  color: white;
  cursor: pointer;
}

button:hover {
  background-color: #1e40af;
}
⚠️

Tidak berfungsi? Buka konsol (F12). Kesalahan paling umum: 1) id dalam HTML tidak sama persis dengan nama di getElementById (bahkan penggunaan huruf besar pun penting), 2) <script> tidak berada di akhir <body>, 3) tanda kurung hilang – konsol akan memberi tahu kamu nomor barisnya.

Periksa diri kamu: kamu mengklik tombol dan teks muncul di halaman. kamu baru saja menghubungkan ketiga bahasa web: HTML (tombol), CSS (tampilan), dan JavaScript (perilaku).

Apa yang bisa diambil dari pelajaran ini